Kilas Balik

Dua pekan lagi, kalau semuanya berjalan lancar, aku akan diwisuda sebagai sarjana. Pujangga akan berkata “buku cerita masa kuliah sebentar lagi akan ditutup.” Tetapi rasanya aku bahkan belum banyak bercerita tentang bagian kehidupan yang sangat menyenangkan ini. Aku bisa saja berdalih kalau aku sibuk menikmati kehidupanku sehingga tidak perlu atau sempat menuliskannya. Salah! Aku hanya malas saja dan dengan sombongnya mengira akan dapat mengingat semuanya.

Tetapi pujangga itu akan kembali berkata “tidak ada kata terlambat untuk memulai.” Kuharap kali ini dia benar. Besok akan kita mulai.

Advertisements

Menyusur Masa

Aku tidak begitu sayang dengan kota ini. Delapan belas kali berputar mengelilingi matahari, kepingan kejadian di dalamnya mungkin abadi dalam semesta paralel jika memang ada, belum cukup, untuk aku menyayangi.

Belokan dari Puskesmas ke Jalan Jendral Sudirman, toko alat olahraga di Pasar Tengah (sudah lupa apa namanya), jalan pintas dari belakang masjid sampai ke Jalan Gajah Mada-masih sama tak berubah. Lain cerita dengan satu, dua, (lebih) hal. Sekitar kolam renang Pahoman masih rimbun dengan pohon-pohon tinggi kurusnya, sejuk seperti siang hari sepulang ujian olahraga di kolam dan berjalan kembali ke sekolah. Sementara jalan-jalan lain semakin gersang, panas, dan tak terawat. Sekolahku sudah rubuh jadi ruko. Jalan Gajah Mada mati di tempat karena dikangkangi jembatan layang yang entahlah untuk menyelesaikan masalah apa. Seringkali, banyak kali, dibuat gusar oleh kota ini dari pada memuji atau merindu.

Sebagian dapat disusur kembali, sebagian lain biar terekam oleh ingatan saja (yang semoga berfungsi dengan baik untuk waktu yang cukup lama).

Image result for lady bird love attention
Lady Bird (2017)